Sunday, March 23, 2014

info terkini: SPESIAL: Selebrasi Unik Di El Clasico

1:53 AM



Fans Barca dibuat kesal dengan selebrasi yang dilakukan Ronaldo dua tahun lalu.

OLEH

DEWI AGRENIAWATI

Ikuti di twitter Luapan emosi kegembiraan kerap terpancar dari seseorang yang berhasil mencetak gol untuk timnya, apalagi di partai-partai penting sarat gengsi.

Membuka jersey untuk memamerkan tulisannya di dalamnya termasuk yang paling sering dilakukan para aktor lapangan hijau sebagai bentuk suka cita menjebol gawang lawan.

Masih ingat bagaimana Andres Iniesta melepas seragamnya untuk memamerkan tulisan "Dani Jarque: siempre con nosotros" (Dani Jarque: selalu bersama kami) usai mencetak gol ke gawang Belanda di final Piala Dunia 2010? Itu salah satu bentuk dedikasi sang pemain untuk orang terdekatnya usai menjebol gawang lawan.

Duel sengit seperti El Clasico juga sering menyuguhkan selebrasi tidak biasa, seperti yang dirangkum Goal Indonesia berikut ini.



Urusan selebrasi, Hugo Sanchez termasuk salah satu pemain yang suka merayakan golnya dengan cara unik.

Dibesarkan bersama dengan saudara perempuannya yang seorang pesenam, gaya salto sering terlihat di pertandingan Real Madrid, terutama sejak striker asal Meksiko enam kali menyabet gelar el Pichichi dari enam musimnya di Santiago Bernabeu di akhir 1980-an. Dengan total 207 gol yang dicetak Sanchez di 283 penampilan di semua kompetisi, bisa dibayangkan berapa kali eks penggawa Atletico Madrid ini unjuk kebolehan koprol-nya di lapangan.

Salah satunya tercipta di El Clasico pada 22 Oktober 1988. Ketika itu Madrid menang 3-2 dan Hugo Sanchez ikut mencatatkan namanya di papan skor.



Aksi cium ban kapten yang dilakukan Carles Puyol merupakan salah satu selebrasi gol terindah yang pernah terjadi di pertandingan klasik.

El Clasico 2 Mei 2009 boleh jadi mimpi buruk buat Real Madrid. Maklum, saat itu Blaugrana menjadi penguasai Santiago Bernabeu dengan menggelontorkan enam gol yang hanya mampu dua kali dibalas tuan rumah. Kemenangan telak ini diakhiri dengan raihan treble winners bagi Barca di musim pertama bersama Pep Guardiola.

Satu momen paling mengharukan adalah ketika Puyol membalikkan skor untuk Barcelona yang sempat tertinggal oleh gol Gonzalo Higuain. Memanfaatkan sepakan pojok, lompatan Puyol tidak terkawal pemain lawan sehingga dia berhasil menjebol gawang Iker Casillas. Setelahnya, bek internasional Spanyol berlari, mencopot ban kapten dan menciumnya, memegang erat armband yang berwarna bendera Catalan. Bukti cinta dari sang kapten!



Musim terakhir Ronaldinho bersama Barcelona diganggu rangkaian cedera, sehingga dia tak tampil dengan rekan setimnya untuk melakukan Guard of Honour kepada juara musim 2007/08 Real Madrid.

Tapi, beberapa tahu sebelumnya, dia sudah lebih dulu bagaimana rasanya dihormati dan dihargai oleh kubu lawan.

19 November 2005 tepatnya. Samuel Eto'o dan dua gol Ronaldinho berhasil merepotkan pertahanan Real Madrid sehingga Barca memetik kemenangan 3-0 di Santiago Bernabeu.

Penampilan Los Blancos saat itu jauh dari form terbaik, tapi fans tuan rumah malah menunjukkan respek kepada rival abadi mereka. Pecinta Los Blancos memberikan penghormatan kepada pemain asal Brasil yang dua kali mempecundangi Sergio Ramos dan Iker Casillas. Standing ovation dari Bernabeu saat Ronaldinho memamerkan aksi solonya yang berujung gol kedua. Di tahun itu juga, Ronaldinho menyabet gelar Pemain Terbaik Fifa dan Ballon d'Or.



Sebelum tulisan "Keep Calm & Carry On" beredar luas kaus dan menjadi slogan yang populer masa kini, ada Cristiano Ronaldo yang mungkin membuang publik Camp Nou mengerutkan dahi dengan selebrasi gol "Keep calm, I'm here now"-nya di El Clasico 21 April 2012.

Wajar jika Ronaldo begitu gembira karena golnya menjadi menentu kemenangan setelah Alexis Sanchez menyamakan kedudukan dari keunggulan Sami Khedira. Kemenangan itu juga merupakan yang pertama di La Liga bagi Madrid dalam empat tahun pertemuan dengan Barcelona.

Selebrasi Ronaldo - yang dianggap arogan - membuat fans Barca makin jengkel terhadap kapten Portugal ini.



Jika empat pemain tersebut merayakan golnya di lapangan, hal berbeda dilakukan Lionel Messi. Mega bintang Barcelona ini memang tak punya kebiasaan merayakan gol yang nyeleneh atau beda dari yang lainnya.

Tapi, dia punya cara sendiri untuk pamer kemenangan, seperti yang terjadi usai El Clasico jilid pertama Oktober tahun lalu. Messi turut mencetak gol dalam kemenangan 2-1 Barca atas Madrid dan tidak ada yang spesial dari selebrasi La Pulga.

Ternyata, Si Kutu mengundang teman-teman dekat di rumahnya untuk membuat pesta BBQ di rumahnya usai laga tersebut.

"Setelah pertandingan klasik, BBQ dengan teman-teman," caption dalam foto yang diunggah ke akun instagram-nya.

Original Post by: http://ift.tt/1f58Y3Z

0 comments:

Post a Comment

 

© 2013 Berita Nusantara. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top