Wednesday, March 19, 2014

info terkini: Sebelum Ditembak, Istri AKBP Pamudji Bertemu Suami

6:04 PM



Kamis, 20 Maret 2014 | 06:47 WIB



Sejumlah kerabat dari kepolisian berdatangan untuk menyampaikan rasa bela sungkawa atas wafatnya AKBP Pamudji di rumah kediaman, Cijantung, Jakarta Timur (19/03). TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta - Ajun Komisaris Besar Nurul Megawati, anggota Direktorat Pembinaan Masyarakat (sebelumnya disebut Direktorat Lalu Lintas) Polda Metro Jaya sempat bertemu suaminya, Ajun Komisaris Besar Pamudji, Kepala Pelayanan (Detasemen) Markas Polda Metro Jaya di ruang piket pelayanan markas.Nurul berencana mengajak Pamudji untuk bersama-sama menghadiri kegiatan serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Polda Metro Jaya dari Irjen Putut Eko Bayuseno kepada Irjen Dwi Priyatno. "Istrinya malah sempat ganti baju di ruangan (piket Yanmas) itu," kata kakak ipar Pamudji, Nurul Hidayati, 60 tahun, di rumah duka, Cijantung, Jakarta Timur, Rabu, 19 Maret 2014.Namun, saat itu Pamudji meminta sang istri untuk datang ke tempat sertijab terlebih dahulu, karena masih harus bertugas. "Dia bilang sama istrinya 'nanti saya akan menyusul'," ujar Hidayati menirukan cerita adiknya.Setelah berapa lama Nurul meninggalkan suaminya di ruang piket, dia mendapat kabar kalau Pamudji tertembak. "Sudah lumayan lama dari istrinya pergi itu, jadi dia tidak dengar ada tembakan," kata dia. Kemudian, Nurul langsung ke Kedokteran Kesehatan Polda Metro Jaya, namun nyawa Pamudji sudah tak ada. (Baca: Penembakan Pamudji, Empat Saksi Masih Berkelit)Pamudji tewas tertembak saat piket Pelayanan Markas (Yanma) di Polda Metro Jaya, Selasa malam, 18 Maret 2014. Pamudji diduga ditembak oleh anak buahnya Brigadir Susanto. (Baca: Penembakan Komandan Pamudji, Polisi Perlu Psikolog)Berdasarkan data dari Polda Metro Jaya, kejadian itu terjadi pukul 21.30. Menurut saksi, Aiptu Dede Mulyani, Komandan Regu Dua, sebelum penembakan terjadi korban terlibat percecokan dengan Brigadir Susanto. Kemudian, saat Aiptu Dede meninggalkan lokasi kejadia, terdengar suara tembakan sebanyak dua kali.Aiptu Dede kemudian kembali ke lokasi dan melihat Pamudji mengalami luka tembak di kepalanya. Pamudji sempat dibawa ke Kedokteran Kesehatan Polda Metro Jaya, namun sudah tak bernyawa dan akhirnya dibawa ke RS Polri. (Baca: Komandan Polisi Ditembak Pernah Jabat Kasatlantas)AFRILIA SURYANISBerita Lainnya:Penembak Komandan Polisi Diduga Anak Buah Sendiri Pemicu Penembakan Pamudji Diduga Cekcok Ini Pamudji Baru 6 Bulan Jadi Komandan Polisi

Original Post by: http://ift.tt/1iEAGJy

0 comments:

Post a Comment

 

© 2013 Berita Nusantara. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top